Wednesday, June 19, 2019
   
Text Size

TENTANG PT. Mega Rumah Walet

A. Mengapa sarang burung walet menjadi salah satu agribisnis yang berpeluang besar?
Untuk membangun perekonomian Indonesia perlu ditunjang oleh kemampuan dan sumberdaya domestik agar dapat bersaing dan berdaya guna bagi seluruh rakyat indonesia, lokomotif ekonomi yang masih dapat diandalkan dan terbukti memberikan sumbangan terhadap pemulihan ekonomi nasioanal adalah net ekspor dari produk agribisnis, sejalan dengan pengembangan subsistem hulu dan hilir agribisnis tersebut maka diperlukan menentukan jenis usaha yang mampu meminimalisir masalah yang ada pada usaha tani, seperti keterbatasan lahan, aksesibilitas terhadap pasar, posisi tawar menawar, dan komoditas agribisnis yang memilki peluang pasar besar terutama ekspor dan mempunyai nilai ekonomi yang sangat tinggi adalah sarang burung walet.
Permintaan sarang burung walet di pasar dunia terus meningkat dari tahun ke tahun dengan negara tujuan ekspor adalah Singapura, Taiwan, Hongkong, dan China, dan belakangan meluas ke Amerika Serikat, Kanada, dan daratan Eropa dimana disana ada pemukiman Etnis China. Saat ini diperkirakan baru separuh dari kebutuhan permintaan dunia yang dapat terpenuhi. Meningkatnya permintaan akan sarang burung walet dibuktikan dengan terus melambungnya harga. Di tingkat petani pada tahun 1995 harga sarang burung walet adalah Rp.  4,5 juta per kg nya, lalu pada tahun 2001 meningkat menjadi Rp. 13-15 juta per kg nya, dan pada tahun 2017 harga dalam negri pun sudah mencapai Rp. 26 juta / kg nya, sedangkan untuk harga ekspor sarang burung walet yang sudah putih bersih berkisar US$ 1.500- US$ 2.000/kg nya. Variasi harga sarang burung walet ditentukan berdasarkan grade dari sarang burung waletnya sendiri.
  
B. Bagaimana peluang ekspor sarang burung walet dari indonesia?
Peluang ekspor sarang burung wallet Indonesia ke China semakin besar dengan diadakannya seminar perdana untuk komoditas tersebut yang bertajuk 1st China Bird’s Nest Industrial Summit. Seminar tersebut diselenggarakan di Xiamen, RRT, pada tanggal 18 Mei 2018 yang disponsori oleh Yan Palace sebuah perusahaan importir sarang burung walet terbesar di Tiongkok khususnya dalam hal market share dan volume perdagangan.
China mulai membuka ekspor langsung sarang burung walet Indonesia ke pada tahun 2015, di mana sebelumnya harus lewat negara ketiga, salah satunya Hongkong. Perjuangan untuk dapat mengekspor langsung ke China membutuhkan waktu yang cukup lama. Selama tiga tahun belakangan nilai perdagangan produk tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2015, pengekspor sarang burung walet asal Indonesia mengirimkan 14 ton ke China. Lalu meningkat menjadi 26 ton pada tahun 2016 dan 52 ton pada tahun 2017. Sementara harganya tergantung kualitas barang tapi berada di kisaran USD1.500-2.000.
Perkumpulan Pengusaha Sarang Burung Indonesia (PPBSI) optimistis industri sarang burung berpotensi untuk terus tumbuh dan bisa berkontribusi terhadap pendapatan negara. Apalagi harga sarang burung dunia dijual cukup mahal yakni dikisaran USD1.500-2.000. Sampai dengan tahun 2017, sarang walet Indonesia menguasai sekitar 70% pasar China bila dibandingkan dengan Malaysia dan Thailand.
Diperlukan komitmen yang kuat untuk memenuhi persyaratan yang diminta (importir), Barantan sebagai salah satu instansi yang bertanggungjawab dalam penjaminan pemenuhan persyaratan yang diminta oleh China, terus mendorong kami selaku pihak pelaku usaha untuk dapat memenuhinya. Para pengusaha sarang walet harus memperhatikan tiga syarat utama agar bisa ekspor ke Cina, yakni ketelusuran (traceability), bersih dengan kandungan nitrit <30 ppm dan telah diproses pemanasan 70ºC selama 3,5 detik.
Jumlah ekspor keseluruhan ke seluruh dunia, Indonesia berhasil mengekspor sekitar 1.053 ton. Dengan capaian tersebut cukup mengokohkan Indonesia sebagai salah satu negara pengekspor sarang burung terbesar di dunia.
 
C. Bagaimana PT. Mega Rumah Walet menjadi salah satu perusahaan peng ekspor Sarang burung walet?
PT. Mega Rumah Walet berdiri sejak 2009 bermula di kabupaten Indramayu, tepatnya di Jalan Raya Patrol, Desa Haurgeulis, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, 45264, dengan memiliki beberapa bangunan rumah walet kami berhasil menjadi salah satu penghasil sarang burung walet terbesar dari Indramayu, dan telah mengekspor sarang burung walet ke negara pihak ketiga yaitu malaysia, vietnam, dan hongkong untuk mereka olah sesuai standar, dan mereka ekspor kembali ke china serbagai importir terbesar di dunia.
Seiring perkembangan waktu, dan sebagai dampak kebijakan dan kerjasama pemerintah Indonesia dengan China tepatnya tahun 2015, dimana Indonesia dapat mengekspor langsung ke China, maka PT. Mega Rumah Walet telah menambah Sumber penghasil sarang burung walet diluar Kabupaten Indramayu, kami membuka cabang di Sumatera Selatan, tepatnya di Jalan Eka Jaya, Desa Sungsang 1, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, disana kami membangun rumah walet dan dapat menambah jumlah produksi kami, adapun untuk memenuhi keseluruhan permintaan kamipun mengepul sarang burung walet dari kabupaten lainnya di Sumatera Selatan, yaitu Muba, Musi Rawas, Oki, Palembang, Lahat dan Muarenim.
PT. Mega Rumah Walet sebagai salah satu industri pengeksor langsung ke China tentunya mengantongi sertifikasi dari Badan Sertifikasi dan Administrasi Akreditasi China (CNCA), pengawasan dari Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayat Hewani Kementerian Pertanian, dimana sebelum diekspor ke negara tujuan, hasil sarang burung walet PT. Mega Rumah Walet dilakukan pemeriksaan kesehatan sesuai standar prosedur ekspor bahan pangan. Sehingga dinyatakan aman dan terbebas dari bahaya virus maupun penyakit seperti Avian Influenza atau flu burung dan penyakit unggas lainnya. PT. Mega Rumah Walet juga menjamin produk kami semua natural, tanpa menggunakan bahan kimia apapun, sehingga aman untuk di konsumsi sehari-hari baik untuk anak-anak maupun orang dewasa.


D. Kelebihan Produk Sarang Burung Walet PT. Mega Rumah Walet
Kualitas sarang burung walet dari PT. Mega Rumah Walet sangat bagus hingga penjualannya pun bisa menembus pasar internasional dengan harga yang sangat baik. Sarang burung walet PT. Mega Rumah Walet karena sumber sarang burung kami adalah sarang burung walet rumahan, maka produk awal kami lebih mudah dibersihkan dari kotoran dan bulu burung walet. Karena sarang burung rumahan lebih mudah di bersihkan maka, bentuk mangkuk akhir nya pun lebih bagus tanpa perlu di cetak ulang.
Sebagai tengkulak/pengepul juga kami memiliki standar kualitas, dimana beberapa kriteria yang umum dalam menilai tingkat kualitas sarang walet dimulai dari pengecekan kadar air yang terkandung dari sarang burung walet atau sarang burung sriti itu sendiri, hingga :
Tingkat kebersihan dari sarang walet.
Tingkat ketebalan dari sarang walet.
Tingkat ketinggian dari sarang walet.
Tingkat kekokohan konstruksi dari sarang walet
Tingkat kemulusan/ kehalusan hasil dari sarang walet
Dari segi bentuk sarang walet (Mangkok, Sudut, Patahan, Hancuran.
Dari segi jenis hasil sarang walet yang berbeda, ada yang berwarna Putih, Kuning, hitam dan ada yang berserat merah seperti darah.
Dari standart Harga sarang walet asli atau masih kotor (banyak bulunya) yang belum diproses. hingga yang telah diproses atau telah dicuci.
Dari segi keaslian produk sarang walet itu sendiri.
 
E. Manfaat Sarang Burung Walet
Sarang burung walet sudah berabad-abad digunakan dalam Ilmu Pengobatan Tradisional China (Traditional Chinese Medicine) sebagai makanan tambahan yang menyehatkan. Menurut konsep TCM, sarang burung walet digolongkan sebagai makanan ‘dingin’. Jika dikonsumsi dengan bahan makanan lain melalui proses pengolahan tertentu (misalnya ginseng yang bersifat ‘panas’) maka dapat menghasilkan makanan yang mengandung nutrisi tinggi dan dapat bersifat menyembuhkan.
Penelitian tentang sarang burung walet menemukan beberapa kandungan didalamnya, yaitu: mengandung 50-60% protein, 25% karbohidrat dan 10% air. Kandungan kimia sarang walet dari penelitian di Semarang menunjukkan kandungan kimia organik yang tertinggi terdapat pada protein 50,757 % dan karbohidrat 18,307%.
Sarang walet putih mengandung N-acetylneuraminic acid. Komposisi kimia perbandingan sarang walet putih dan merah untuk lemak (0,14% – 1,28%), abu (2, 1% – 2,1%), karbohidrat (25,62%–27,26%) dan protein (62–63%), serta ditemukan bahwa sarang merah mengandung ovotransferrin protein.
Ovotransferrin adalah glikoprotein dari albumin (putih telur). Transferrins adalah protein pengikat besi. Perbedaan asam amino sarang putih dengan sarang merah menunjukkan sarang merah mempunyai beberapa asam amino yang lebih tinggi dari sarang putih, seperti serine, valine, aspatic, thereorine, isoleusine, leusine.
Pada tahun  87 telah di ketahui bahwa sarang burung walet mengandung “cell division inducing hormone” dan “epidermal growth factor (EGF)” yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan deferensiasi sel, meliputi jaringan pertumbuhan, regenerasi sel, dan kekebalan tubuh.
Kandungan lain sarang putih adalah natrium (Na) 650 ppm, kalium (K) 110 ppm, fospor (P) 40 ppm, magnesium (Mg) 330 ppm dan besi (Fe) 30 ppm. sedangkan sarang burung walet basah menunjukkan asam amino sebanyak 17 macam dan tertinggi terdapat pada Leusin (5,9%) Aspartat (5,5 %), Glutamat (5,5%) dan Tirosin (5,2).


F. Pemanenan
Sarang burung walet dapat diambil atau dipanen apabila keadaannya sudah memungkinkan untuk dipetik. Untuk melakukan pemetikan perlu cara dan ketentuan tertentu agar hasil yang diperoleh bisa memenuhi mutu sarang walet yang baik. Jika terjadi kesalahan dalam menanen akan berakibat fatal bagi gedung dan burung walet itu sendiri.
Ada kemungkinan burung walet merasa tergangggu dan pindah tempat. Untuk mencegah kemungkinan tersebut, para pemilik gedung perlu mengetahui teknik atau pola dan waktu pemanenan. Pola panen sarang burung dapat dilakukan oleh pengelola gedung walet dengan beberapa cara, yaitu:
Panen rampasan
Cara ini dilaksanakan setelah sarang siap dipakai untuk bertelur, tetapi pasangan walet itu belum sempat bertelur. Cara ini mempunyai keuntungan yaitu jarak waktu panen cepat, kualitas sarang burung bagus dan total produksi sarang burung pertahun lebih banyak. Kelemahan cara ini tidak baik dalam  pelestaraian burung walet karena tidak ada peremajaan. Kondisinya lemah karena dipicu untuk terus menerus membuat sarang sehingga tidak ada waktu istirahat. Kualitas sarangnya pun merosot menjadi kecil dan tipis karena produksi air liur tidak mampu mengimbangi pemacuan waktu untuk membuat sarang dan bertelur.
Panen Buang Telur
Cara ini dilaksanankan setelah burung membuat sarang dan bertelur dua butir. Telur diambil dan dibuang kemudian sarangnya diambil. Pola ini mempunyai keuntungan yaitu dalam setahun dapat dilakukan panen hingga 4 kali dan mutu sarang yang dihasilkan pun baik karena sempurna dan tebal. Adapun kelemahannya yakni, tidak ada kesempatan bagi walet untuk menetaskan telurnya.
Panen Penetasan
Pada pola ini sarang dapat dipanen ketika anak-anak walet menetas dan sudah bisa terbang. Kelemahan pola ini, mutu sarang rendah karena sudah mulai rusak dan dicemari oleh kotorannya. Sedangkan keuntungannya adalah burung walet dapat berkembang biak dengan tenang dan aman sehingga polulasi burung dapat meningkat. Adapun waktu panen adalah:
a.       Panen 4 kali setahun
Panen ini dilakukan apabila walet sudah kerasan dengan rumah yang dihuni dan telah padat populasinya. Cara yang dipakai yaitu panen pertama dilakukan dengan pola panen rampasan. Sedangkan untuk panen selanjutnya dengan pola buang telur.
b.       Panen 3 kali setahun
Frekuensi panen ini sangat baik untuk gedung walet yang sudah berjalan dan masih memerlukan penambahan populasi. Cara yang dipakai yaitu, panen tetasan untuk panen pertama dan selanjutnya dengan pola rampasan dan buang telur.
c.       Panen 2 kali setahun
Cara panen ini dilakukan pada awal pengelolaan, karena tujuannya untuk memperbanyak populasi burung wallet.


G. COMPANY PROFIL PT. MEGA RUMAH WALET

Nama Perusahaan              : PT. Mega Rumah Walet
Badan Hukum                      : Perseroan Terbatas
Jenis Usaha                         : Budidaya, pengelolaan, dan ekspor sarang burung walet


Lokasi Usaha                       Kantor Utama       : Jalan Raya Patrol, Desa Haurgeulis, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, 45264.
Kantor cabang : Jalan Eka Jaya, Desa Sungsang 1, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, 30971.
Pendiri Perusahaan                        : Risda Nurcahya
Whats’App                            : 0813 4451 4767
LINE                                       : megarumahwalet
Email                                      : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

 
H. VISI DAN MISI PT. MEGA RUMAH WALET
Visi
Menjadi Perusahaan Penyedia Sarang Burung Walet Terbesar di Indonesia, dengan kualitas sesuai standar permintaan negara importir.
Misi
1. Membangun organisasi dan sistem manajemen yang bertaraf internasional serta Sumber Daya Manusia yang berdedikasi dan Profesional
2. Mengembangkan usaha ke seluruh Dunia
3. Memberikan kepuasan terhadap pelanggan, investor, karyawan / mitra petani walet.
4. Menjadi Perusahaan Publik Terbuka
5. Mengembangkan inovasi demi kelangsungan dan ketahanan perusahaan
6. Mengembangkan hubungan yang saling menguntungkan dengan Investor dan Importir
7. Menyelenggarakan program-program kemanusiaan dan sosial dalam bentuk kegiatan filantropi


I. Analisa Produk Yang Di Hasilkan

JENIS PRODUK

JENIS

KUALIATAS PRODUK

Sarang Walet

Sarang Mangkuk, Pojok

Grade Terbaik

Sarang Walet

Sarang Hancuran, Pecah

Grade Terbaik


  1.  

 
J. Analisa Strategi Dan Pemasaran

MEDIA PROMOSI BISNIS

SECARA OFFLINE

SECARA ONLINE


Ditawarkan di media cetak internasional

Via Internet Google,Ebay,Alibaba,Rakuten

Langsung menyetorkan kepada importir di China, Taiwan, Singapura, Malaysia, Amerika, Kanada, dan beberapa Negara Eropa


Iklan secara online

Iklan secara offline

Membuat kerjasama dengan cara online 


K.
ANALISA SWOT
STRENGHT

  1. Sudah memiliki kualitas produk dengan mutu standar internasional
  2. Jumlah produksi yang berskala ekspor
  3. Memiliki pasar / konsumen / impotir tetap yang berada di China, Taiwan, Singapura, Malaysia, Amerika, Kanada, dan beberapa Negara Eropa
  4. Memiliki harga jual tinggi dibandingkan dengan komoditi lainnya
  5. Sudah Memiliki website dan sistem yang canggih sendiri
  6. Memiliki tim dan management  yang profesional dan memberikan kontribusi yang sangat besar bagi perusahaan
  7. Sudah mempunyai tenaga ahli di bidang walet, baik dalam sarang maupun hewannya
  8. Sudah ada management sistem dan management administrasi yang baik dan terorganisir
  9. Sudah memiliki tim pemasaran yang profesional
  10. Dapat memproduksi sarang walet terus menerus setiap harinya, dan mengepul dari produsen lainnya (jaringan sudah luas)


WEAKNESS KAMI

  1. Kekurangan modal tambahan untuk mengepul sarang dari berbagai kabupaten di Sulawesi Selatan, diantaranya Muba, Musi Rawas, Oki, Palembang, Lahat dan Muarenim, mengingat kebutuhan dan permintaan pasar kami yang sangat tinggi
  2. Kekurangan peralatan dan alat-alat untuk rumah walet yang baru
  3. Kekurangan bahan sarang burung walet dalam jumlah besar
  4. Kekurangan mesin pengolahan yang belum maksimal
  5. Kekurangan tenaga untuk pengolahan sarang burung walet (mencabut,mencuci,dan mensortir)
  6. Kekurangan rumah walet yang baru (untuk siap bangun)
  7. Kekurangan dana cadangan dan dana permodalan bagi mengambil sarang walet dari pengepul maupun produsen lainnya

 
OPPORTUNITY
Indonesia yang terkenal dengan kualitas Sarang Burung Walet yang bagus, dengan kondisi yang sangat prima, maka Sarang Burung yang dihasilkan oleh PT. Mega Rumah Walet dengan sangat mudah dapat diterima di pasar internasional dengan harga jual sarang yang tinggi di pasaran, karena sudah memiliki reputasi yang baik sebagai produsen maupun exportir. Selain itu kamu sudah memiliki mangsa pasar yang telah terbentuk dan berkelanjutan.
 
THREATS (ANCAMAN)
Serangan hama
 
L. STRATEGI
 

TARGET

STRATEGI

Memproduksi dan menjual Sarang Burung Walet semaksimal mungkin


Menjual kepada importir kami dengan harga yang dapat bersaing serta memiliki kualitas produk yang baik

M. Keuangan & Permodalan
Modal untuk untuk membuka lahan baru dan mengepul dari produsen maupun pengepul sarang burung walet:

1.  Modal awal yang dibutuhkan untuk membangun satu rumah burung walet sebesar  Rp 880.000.000,-   yang terdiri dari :

Beli lahan                              Rp 350.000.000,-
Bahan Material                    Rp 250.000.000,-
Alat-Alat                                 Rp 100.000.000,-
Tenaga ahli                          Rp 15.000.000,-
Kayu Bangunan                   Rp 150.000.000,-
Perizinan                               Rp 15.000.000,-
Mengepul Sarang Walet    Rp 100.000.000,- s/d 250.000.000,-
 

N. ANALISA PENJUALAN DAN KEUNTUNGAN

PENDAPATAN RATA-RATA PERHARI
Sarang Burung Walet Mangkuk   : Rp 10.000.000,-
Sarang Burung Walet Pojok          : Rp 3.500.000,-
Sarang Burung Walet Hancuran  : Rp 2.000.000,-
Sarang Burung Walet Pecah        : Rp 1.750.000,-
Sarang Burung Walet Bulu                        : Rp 1.500.000,-
Kurang Lebih Per Hari                   : Rp.18.750.000,-
PENGHASILAN/BULAN                             :Rp. 562.500.000,-
(harga tidak flat karena dapat meningkat tergantung dari kurs USD pada saat penjualan)


O. Bagi Hasil Untuk Investor :
ü Paket A     : Nilai Investasi Rp. 5.000.000
Bagi hasil 10% setiap bulan (Rp. 500.000)
ü Paket B : Nilai Investasi Rp. 10.000.000
Bagi hasil 12,5% setiap bulan (Rp. 1.250.000)
ü Paket C : Nilai Investasi Rp. 25.000.000
Bagi hasil 15% setiap bulan (Rp. 3.750.000)
ü Paket D : Nilai Investasi Rp. 40.000.000
Bagi hasil 17,5% setiap bulan (Rp. 7.000.000)
ü Paket E : Nilai Investasi Rp. 80.000.000
Bagi hasil 20% setiap bulan (Rp. 16.000.000)
ü Paket F : Nilai Investasi Rp. 150.000.000
Bagi hasil 25% setiap bulan (Rp. 37.500.000)
ü Paket G : Nilai Investasi Rp. 250.000.000
Bagi hasil 30% setiap bulan (Rp. 75.000.000)
*Jangka waktu kontrak investasi para investor yaitu 5 bulan
 
P. Penawaran Kerjasama
Bentuk penawaran kerjasama yang kami tawarkan yaitu Mitra Pasif Berjangka dengan sistem bagi hasil keuntungan sebesar antara 10%-30% setiap bulannya berupa uang tunai yang akan kami transfer setiap bulannya + produk sarang burung walet serta ada pengembalian modal di akhir kontrak berakhir (sesuai dengan paket yang diikuti)
 
 
Q. Resiko Kerugian
Semua bisnis tidak dapat dipungkiri pasti ada resikonya, akan tetapi kami berupaya memberikan jaminan berupa 100% Money Back Guarantee jika dalam pengelolaan bisnis terjadi kerugian yang disebabkan oleh hal-hal tertentu seperti bencana alam, kerusakan struktur, gempa bumi, banjir bandang, badai besar, dan gangguan-gangguan alam lainnya dengan cara kami akan menjual dan menjaminkan aset-aset kami, baik aset bergerak seperti peralatan dan mesin-mesin maupun yang tidak bergerak seperti lahan rumah walet dan bangunan kepada Investor.


Whatsapp

Whatsapp: 081344514767

Line: megarumahwalet


BBM : M394RW

Pendaftaran

INVESTOR PAKET A

  1. Andira, 1 paket, Makasar
  2. Amalia, 1 paket, Jakarta
  3. Andika, 1 paket, Purwakarta
  4. Budiman, 1 paket Subang
  5. Cakra, 1 paket, Padang
  6. Elsa, 1 paket, Bogor
  7. Eman ,1 paket, Garut
  8. Ending, 1 paket, Wajo
  9. Fandika, 1 paket, Tangerang
  10. Fransiscus, 1 paket, Medan
  11. Hendra, 2 paket, Bandung
  12. Indahsari, 2 paket, Bandung
  13. Indraguna, 1 paket, Banten
  14. Satria , 1 paket, Cilacap
  15. Sutiarsih, 1 paket, Indramayu
  16. Undang, 1 Paket, Bogor
  17. Usman, 1 paket, Tasikmalaya
  18. Wulansari, 1 paket, Purwakarta
  19. Yoga, 1 paket, Cirebon
  20. Zulkifli, 2 paket, Medan

INVESTOR PAKET B

  1. Agung, 1 Paket, Lombok
  2. Akmal, 1 paket, Jakarta
  3. Bambang, 1 paket, Depok
  4. Choiril, 1 paket, Semarang
  5. Diandra,1 paket, Jakarta
  6. Dominic, 1 paket, Papua
  7. Fitria, 1 paket, Bandung
  8. Gunawan,1 paket, Jember
  9. Hendi, 1 paket, Banjarmasin
  10. Hadirat, 1 paket, Yogyakarta
  11. Januar, 1 paket, Palangkaraya
  12. Listya, 1 paket, Jepara
  13. Marwan, 1 Paket, Sukabumi
  14. Masriadi, 1 paket, Malang
  15. Rama 1 paket, Bandung
  16. Ray,1 paket, Tangerang
  17. Samsyul, 1 paket, Pontianak
  18. Sanda,1 paket, Palembang
  19. Sopian, 2 Paket, Indramayu
  20. Surya, 1 paket, Jakarta

INVESTOR PAKET C

  1. Agustin, 1 paket, Malang
  2. Alvin, 1 paket, Surabaya
  3. Azrida, 1 paket, Jakarta
  4. Bagus, 1 paket, Bali
  5. Bryan, 1 paket, Jogjakarta
  6. Danar, 1 paket, Jogjakarta
  7. Haris, 1 paket, Surabaya
  8. Irfan, 1 paket, Jakarta
  9. Indira, 1 paket, Bogor
  10. Ketut ,1 paket, Denpasar
  11. Kusnandar, 1 paket, Bogor
  12. Luhut, 1 paket, Medan
  13. Purwanto, 1 paket, Jogjakarta
  14. Regina, 1 paket, Padang
  15. Resti, 1 paket, Bandung
  16. Ratna, 1 paket, Garut
  17. Ridha , 1 paket, Bekasi
  18. Salma,1 paket, Palembang
  19. Surachman, 1 paket, Magelang
  20. Tuti, 1 paket, Cirebon
  21. Untung, 1 paket, Bandung
  22. Winda, 1 paket, Malang
  23. Yani , 1 paket, Bogor
  24. Yusuf, 1 Paket, Sukabumi
  25. Zulfikar, 1 paket, Makassar

INVESTOR PAKET D

  1. Abdul, 1 paket, Semarang
  2. Agung, 1 paket, Bekasi
  3. Andira, 1 paket, Makassar
  4. Bara, 1 paket, Banjarmasin
  5. Deva, 1 paket, Sumedang
  6. Ekky, 1 paket, Jakarta
  7. Fransisca 1 paket, Surabaya
  8. Febrina, 1 paket, Palembang
  9. Herlin, 1 paket, Surabaya
  10. Herlin, 1 paket, Tasikmalaya
  11. Indah, 1 paket, Tangerang
  12. Ivan, 1 paket, Jakarta
  13. Khaerul, 1 paket, Padang
  14. Kusnindyah, 1 paket, Semarang
  15. Lalu, 1 paket, Lombok
  16. Marisa, 1 paket, Jakarta
  17. Mayang, 1 paket,Solo
  18. Meilani, 1 paket, Bandung
  19. Michael, 1 paket, Surabaya
  20. Nurlia, 1 paket, Sumedang
  21. Paulina, 1 paket, Sumbawa
  22. Sammy, 1 paket, Medan
  23. Sultan, 1 paket, Semarang
  24. Sundari,1 paket, Cilacap
  25. Sakti, 1 paket, Malang

INVESTOR PAKET E

  1. Eges, 1 paket, Jepara
  2. Fajar, 1 paket, Bogor
  3. Gisella, 1 paket, Jepara
  4. Gisca, 1 paket, Jambi
  5. Hutomo, 1 paket, Kediri
  6. Hefriansyah, 1 paket, Jepara
  7. Iman, 1 paket, Garut
  8. Jaka, 1 paket, Purwakarta
  9. Latif, 1 paket, Samarinda
  10. Melsa,1 paket, Salatiga
  11. Miftah, 1 paket, Solo
  12. Nina S, 1 paket, Bandung
  13. Novi, 2 paket, Jakarta
  14. Olla, 1 paket, Bali
  15. Pandu, 1 paket, Jakarta
  16. Ramdan, 1 paket,  Bandung
  17. Randi, 1 paket, Jakarta
  18. Rossa, 1 paket, Palembang
  19. Tatang, 1 paket, Sumedang
  20. Septiani, 1 paket, Jogjakarta
  21. Sri, 1 paket, Mataram
  22. Wulan, 1 paket, Bekasi
  23. Teresia, 1 paket, Surabaya
  24. Vania, 1 paket, Solo
  25. Wida, 1 paket, Palembang

INVESTOR PAKET F

  1. Dewi, 1 paket, Cirebon
  2. Dimas, 1 paket, Malang
  3. Ediar, 1 paket, Kupang
  4. Edwin, 1 paket, Medan
  5. Furqon, 1 paket, Pekalongan
  6. Galih, 1 paket, Tasikmalaya
  7. Hendro, 1 paket, Solo
  8. Siti, 2 Paket, Bandung
  9. Indira, 1 paket, Bekasi
  10. Jamal, 1 paket, Malang
  11. Ivan, 1 paket, Jakarta
  12. Ketut, 1 paket, Denpasar
  13. Khaerul, 1 paket, Padang
  14. Lutfi, 1 paket, Bekasi
  15. Robert, 1 paket, Surabaya
  16. Radith, 1 paket, Bengkulu
  17. Syahrir, 1 paket, Jogjakarta
  18. Wendy, 1 paket, Cikarang
  19. Veronica, 1 paket, Surabaya
  20. Yudi, 1 paket, Madiun
  21. Zahrotul, 1 paket, Surabaya
  22. Zamzam, 1 paket, Aceh

INVESTOR PAKET G

  1. Antoni, 1 paket, Surabaya
  2. Alex, 1 paket, Jakarta
  3. Bustanul, 1 paket, Makassar
  4. Eldira ,1 paket, Padang
  5. Harum, 1 paket, bandung
  6. Henda, 1 paket, Tanggerang
  7. Indra, 1 paket, Pontianak
  8. Ivan, 1 paket, Jakarta
  9. Kusthini, 1 paket, Semarang
  10. Latif, 1 paket, Samarinda
  11. Laurent, 1 paket, Cirebon
  12. Mela, 1 paket, Bekasi
  13. Monika, 1 paket Pangkalpinang
  14. Olga, 1 paket, Jakarta
  15. Randi, 1 paket, Malang
  16. Syaukani, 1 paket, Balikpapan
  17. Tarman, 1 paket, Bengkulu
  18. Vania, 1 paket, Cirebon
  19. Zahrotul, 1 paket, Surakarta
  20. Zulkifli, 1 paket, Palangkaraya

Disclaimer

Investasi ini bersifat kesepakatan kedua belah pihak yang mana semua hak dan kewajiban masing masing di atur dan di bukukan dalam Surat Perjanjian Kerjasama

Lokal Dokumen

Pengiriman Luar Negeri


Merchant Partner


We Accept


Bank yg Kami Gunakan